Catatan Altina Anindya Arif

Makasih Kupa Kuma

Mengenali Kupa

Hari ini aku lihat Kupaku sangat senang. Penyebabnya adalah aku sudah bisa mengenalinya sebagai Kupaku. Saat Mbak Yumna, Mbak Kamila, Bu De Novi bertanya kepadaku mana Kupa, aku pun menunjuk Kupaku.

Ini adalah pertama kali aku menunjuk Kupa saat ditanya tentangnya. Biasanya aki bingung saat ditanya mana Kupaku. Aku sudah bisa menunjuk Yangti. Aku sudah bisa menunjuk Kuma. Namun Kupaku belum pernah satu kali pun sebelumnya.
Read the rest of this entry »

No Comments »

Serius Nonton TV

Saat aku nonton TV, terutama menonton tontonan yang ada anak kecil di dalamnya, maka aku akan serius dalam menonton TV. Aku senang beberapa iklan yang ada di TV saat ini. Aku paling menyukai iklan susu SGM dimana awal iklannya berbunyi, “Assalamualaikum”. Saking senangnya aku dengan iklan tersebut, setiap kali ada orang yang datang ke rumah dan mengatakan “Assalamualaikum”, aku langsung menyambut orang tersebut. Apalagi jika orang yang datang itu adalah anggota keluarga rumahku.

Aku juga serius nonton kartun, terutama acara Disney Junior saat baru bangun dari tidur. Saat itu terjadi, pandanganku ke TV bisa begitu fokus. Bahkan jika Kupa atau Kuma menghalangi pandanganku ke arah TV, aku langsung menggeser kepalaku agar tetap dapat melihat TV secara fokus. Biasanya Kupa atau Kuma akan tertawa melihat perilaku diriku itu. Read the rest of this entry »

No Comments »

Meracau

Beberapa hari ini aku mulai sering meracau. Semenjak mulai sembuh dari sakit flu dan batuk, aku mulai meracau. Kata Kuma, sakitku ini pertanda bahwa aku mulai berbicara. Persis seperti sakitku yang terdahulu, dimana setelahnya aku langsung lancar berjalan, bahkan sudah mulai berlari-lari kecil saat ini.

Aku meracau beberapa kata yang berhasil diterjemahkan oleh Kuma dan Yangti. “Ayam”, “Mama”, “Anindya”, “Mamam” adalah kata-kata yang muncul dari mulutku yang mungil ini. Beberapa kali aku teriak-teriak jika sedang menginginkan sesuatu atau marah kepada orang-orang besar di sekitarku. Read the rest of this entry »

No Comments »

Nebulizer

Aku pilek sudah hampir seminggu. Tiap malam aku batuk berat hingga muntah dan hidungku pun tersumbat sehingga susah bernapas. Kupa dan Kuma sudah memberikanku uap air setiap malam namun pilekku tak kunjung sembuh. Kemarin aku dibawa ke dokter langgananku. Setelah dicek, aku didiagnosa pilek dan banyak lendir di tubuhku. Itulah sebabnya aku muntah-muntah saat batuk karena lendirnya tidak dapat aku keluarkan sendiri dan keluar lewat muntah.

Aku pun disarankan untuk dinebulizer. Nebulizer adalah memberikan obat berupa uap air agar hidungku tidak tersumbat dan tidurku pun tidak terganggu.  Aku langsung dibawa ke ruang nebulizer oleh Kupa dan Kuma. Ada seorang petugas dari rumah sakit yang membantuku dalam nebulizer tersebut. Read the rest of this entry »

No Comments »

Tap Dance

Kuma memperhatikan kebiasaanku beberapa hari ini yang sering menirukan gerakan tap dance. Aku sudah bisa menghentak-hentakkan kaki secara cepat ke lantai. Di samping itu aku juga bisa melakukan gerakan memutar badan berkali-kali.

Dua malam lalu aku, Kuma dan Kupa melakukan tap dance di dalam kamar. Kuma pertama kali tampil mencontohkan gerakannya. Lalu aku pun melakukan hal yang sama. Ditambah dengan teknik memutar badan yang sudah aku kuasai.
Read the rest of this entry »

No Comments »