Catatan Altina Anindya Arif

Makasih Kupa Kuma

Kupa Kurir Susu

on April 29, 2012

Setiap akhir pekan, Kupaku memiliki kebiasaan baru beberapa minggu terakhir ini. Dia menjadi kurir susuku untuk pergi ke Bunda dan Mama Cella. Sudah berkali-kali Kupa ke rumah Bunda yang berjarak sekitar 25 km dari rumahku. Ke tempat Mama Cella lebih jauh lagi, sekitar 40 km, tapi Kupa belum pernah kesana sendiri karena susu dari Mama Cella baru aku terima minggu lalu.

Karena Kupa menjadi kurir tiap akhir pekan, ia pun berangkat pagi-pagi dari rumah. Ke tempat Bunda bukan sekali ini saja, jadi biasanya Kupa bawa botol kosong untuk diisi kembali oleh Bunda, dan mengambil botol atau kantong susu yang baru untuk aku nikmati nanti. Kupa sengaja berangkat pagi-pagi untuk menghindari macet akhir pekan yang cukup merepotkan.

Persediaan susu yang dibawa Kupa biasanya cukup untuk kebutuhanku satu minggu. Sejak Kuma kuliah lagi dan tugas-tugasnya banyak, persediaan susu Kumaku menjadi kurang. Untung aku punya Bunda dan Mama Cella yang bersedia membantu.

Menurut Kupaku, setiap dia datang ke tempat Bunda, pasti ditanya apakah aku ikut dengannya. Namun belum pernah aku ikut dengannya karena Kupa berangkat masih pagi sedangkan aku masih belum didandani oleh Kuma. Seperti biasa, aku baru pergi dari rumah setelah Kuma dan Yangti memandikan dan mendandaniku. Kalau itu belum dilakukan, maka hampir tidak mungkin aku keluar rumah.

Mungkin suatu saat aku akan ikut Kupa ambil susu di rumah Bunda atau rumah Mama Cella.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *