Catatan Altina Anindya Arif

Makasih Kupa Kuma

Hidung Tersumbat

on February 19, 2013

Beberapa hari terakhir ini, di malam hari, hidungku selalu tersumbat. Alhasil aku sulit untuk bernapas di malam hari, apalagi menjelang tidur dan batuk pun mulai menyerangku. Aku selalu muntah di saat batukku sangat hebat. Beberapa hari terakhir ini pula aku tidak tidur di kamarku seperti biasa karena kasurnya terkena muntahanku.

Entah darimana aku tertular hidung tersumbat ini. Yang pasti Kupa, Kuma dan Yangti masing-masing suka batuk dan pilek walaupun tidak hebat. Mungkin aku tertular salah satu dari mereka tanpa aku dan mereka sadari. Badanku hari ini agak sedikit panas dan kalau tidur aku pasti merengek karena agak kesulitan bernapas karena hidungku tersumbat.

Sampai hari ini aku belum minum obat apa pun. Kupa dan Kuma memang memberlakukan aturan bahwa sakit yang sudah lebih dari tiga hari artinya sakitnya cukup serius untuk mengunjungi dokter anak langgananku. Nanti tinggal keputusan dokter apakah aku harus diberi obat, atau diperiksa lebih lanjut darahku atau hanya diobservasi sambil menunggu keadaan berikutnya. Yang pasti, aku hanya akan diberikan obat, bila tubuhku mencapai panas tinggi, yaitu mendekati 40 derajat celcius.

Semoga hidung tersumbatku tidak makin parah. Aku merasa malam ini adalah malam terparahku jika memang hidung tersumbatku pada akhirnya sembuh sendiri. Semoga Kupa dan Kuma menemaniku menempuh malam ini seperti yang dilakukan Kupa tadi malam menemaniku hingga dini hari sampai dia, menurut Kuma terlambat masuk kantor karena kesiangan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *