Catatan Altina Anindya Arif

Makasih Kupa Kuma

Masih Tidur Malam

Yang belum berubah dari kebiasaanku adalah aku masih suka tidur malam. Satu minggu terakhir ini aku tidur selalu di atas pukul 10 malam. Saat Kupa dan Kuma sudah ngantuk bahkan sampai ketiduran, aku masih asyik bermain. Malah aku marah jika disuruh tidur.

Kuma dan Kupa sebenarnya melihatku sudah ngantuk sejak pukul 8 malam. Namun aku tetap bersikeras ingin main. Kadang saat aku berjalan, jalanku sudah tidak dapat dikoordinasikan dengan benar dan aku sering terjatuh. Tetap saja aku menolak disuruh tidur.
Read the rest of this entry »

No Comments »

Nangis Hebat Sampai Muntah Namun Mudah Dialihkan

Aku memiliki satu senjata pamungkas agar keinginanku tercapai. Senjata itu adalah nangis sekeras-kerasnya! Ya, saat aku nangis sekeras-kerasnya, Kuma, Yangti, Kupa atau pun Yangkung hampir pasti selalu mengabulkan keinginanku. Karena jika keinginanku tidak terkabul aku akan muntah karena saking semangatnya nangis.

Seringkali hal tersebut terjadi di malam hari dimana aku disuruh tidur oleh Kuma atau Yangti. Aku menangis sekeras-kerasnya saat Kuma memasukkanku ke kamar. Tangisku bahkan tidak berhenti sampai aku keluar kamar lagi. Usaha apapun yang Kuma lakukan untuk menghentikan nangisku tidak akan berhasil kecuali aku dibawa kembali keluar kamar. Read the rest of this entry »

No Comments »

Biksuni atau Ustadzah?

image

Aku paling suka memakai tasbih Yangti. Aku suka mengalungkan tasbih tersebut ke leherku. Tentu saja aku sendiri yang mengalungkannya.
Read the rest of this entry »

No Comments »

Sepedaan Bareng Yangkung

Sore kemarin, Yangkung tiba-tiba memasang boncengan bayi di sepedanya. Niat Yangkung sudah jelas, yaitu mengajakku jalan-jalan naik sepeda. Akhirnya aku pun diperbolehkan Kuma untuk naik sepeda Yangkung, asal aku mandi dahulu sebelumnya.

Sehabis mandi aku melihat Yangkung sudah siap dengan sepedanya. Dengan dibantu Kuma, akhirnya aku berhasil naik ke sepeda Yangkung dan duduk di boncengan bayi yang berada di depan. Langsung saja Yangkun menjalankan sepedanya dan keliling komplek perumahan. Beberapa kali Yangkung melewati depan rumah Mbak Yumna, namun Mbak Yumnanya sedang tidak ada di tempat. Read the rest of this entry »

No Comments »

Siklus Empat Jam

Setiap empat jam ketika tidur malam, aku pasti terbangun untuk meminta susu. Biasanya pada saat ini Kuma langsung membangunkan Kupa supaya ia membuatkan susu untukku. Kupa dengan sabar bangun dari tidurnya dan langsung membuatkanku susu untuk diberikan ke Kuma yang memberikanku susu. Biasanya susu yang diberikan langsung kuhabiskan dalam waktu singkat karena memang aku sudah sangat haus.

Biasanya aku tidur pukul 10 malam. Empat jam setelah itu adalah pukul 2 pagi. Empat jam kemudian adalah pukul 6 pagi. Di jam-jam itulah Kupaku bangun membuatkan susu untukku. Read the rest of this entry »

No Comments »